Blog Archive

Sunday, July 1, 2007

Apa yang dilakukan ketika Anda Salah ?

Cukup rame diskusi dengan teman-teman di YM pada akhir pekan kemarin. Salah satu yang menarik dari pertanyaan teman-teman itu adalah "APA yang saya lakukan kalau saya salah ?"

Saya jawab dengan enteng : Kalau saya salah, saya minta maaf.

Teman itu protes, bukan itu maksudnya. "Apa yang akan saya lakukan kalau salah dalam trading?".
Saya tetap jawab : "Saya minta maaf.Terutama kepada isteri karena telah mengurangi jatah yang mesti dia terima."

Teman ini masih protes, bukan itu katanya...

Saya paham, saya cuma bercanda. Sebenarnya yang dia maksud bagaimana kalau saya keliru, bukan salah. Sebab dalam trading ini tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar. Karena sangat relatif tergantung dari keberadaan posisi margin kita.

Kalau posisi margin besar sedangkan posisi yang ditempatkan kecil. Maka biar bagaimanapun posisi yang ditempatkan pasti akan profit. Jadi tidak ada yang salah. :)

Dengan salah satu dari teman tersebut bahkan kami sempat bikin perumpamaan.

"Kalo saya punya 1 juta USD, posisi apapun pasti profit" katanya.

"Betul" saya menambahkan "Kalo sampai margin kita gede segitu sedangkan kita main cuman 10 lot. Baik buy atau sell disaat sekarang pasti tetap profit, syaratnya TP sekitaran 50-an pips, pake trailing stop dan tanpa SL."

Mungkin ada pembaca yang berkerut : 1 juta USD???

Ah, itu perumpamaan saja. Kita tidak mesti memiliki modal sebesar itu untuk bertrading aman. Dengan modal berapapun kita bisa bermain aman asal proporsional dan tidak emosional.

--oOo--

Nah sekarang, bagaimana kalau kita keliru menempatkan posisi. Apa yang akan dilakukan ?

Pertanyaan semacam ini sebenarnya patut dilontarkan ketika kita baru pertama kali akan terjun ke dunia forex trading. Dan kita mesti jawab pertanyaan itu lebih dulu sesuai dengan sistem dan teknik trading yang kita gunakan.

Sebelum kita menggunakan suatu sistem trading, kita harus punya strategi masuk dan strategi keluar yang aman. Kita mesti tahu kapan saat entry dan kapan harus exit. Exit-nya dalam keadaan profit atau sebaliknya loss. Semua itu harus menyatu dengan sistem yang digunakan.

Sehingga apabila terjadi bias dari posisi yang direncanakan kita masih punya rencana kedua (plan B) sebagai upaya penyelamatan.

Sebenarnya perlakuan penyelamatan trading ada bermacam-macam. Selain terkait dengan sistem trading yang dipakai, teknik penyelamaan juga bergantung pada :

- kekuatan margin yang dimilik
- jumlah posisi yang terbuka
- dan juga pada posisi awal penempatan.

Bagi trader dengan margin besar sedangkan posisi yang ditempatkan cukup kecil, membiarkan posisi mengambang masih tetap aman. Begitu juga kalau mau hedging juga lebih aman.

Nah yang jadi soal apabila margin kecil, jumlah posisi yang terbuka besar, multi pair dan semua minus. Apa yang perlu dilakukan?

Kalau kondisi demikian, satu-satunya jalan : diamputasi !!

Sebab apabila dibiarkan akan menjalar dan menggerogoti margin yang masih tersisa.:)

Kondisi terbaik sebelum melakukan penempatan posisi adalah melihat seluruh kemungkinan yang terjadi dengan membuat "road map" jangka panjang dan menengah.

Ketika akan memulai trading harian, sebelum market menjadi rame, ketika market Asia baru dimulai kita harus membuat "road map" sebagai rencana trading termasuk seluruh kemungkinannya.

Seluruh kemungkinan itu, tidak hanya soal teknikal juga menyangkut fundamental.

Setelah skenario dibuat, lakukan penempatan posisi awal dengan bijak. Penempatan awal ini harus dengan lot yang cukup aman sehingga apabila terjadi pergerakan harga yang diluar rencana masih dapat dilakukan penyelamatan posisi.

Apabila rencana awal ini berjalan baik dan profit sudah dipastikan oleh trailing stop (misalnya +15 pips), kita dapat melanjutkan dengan penambahan posisi. Jumlah lot posisi kedua ini 2x jumlah posisi pertama. Stop Loss (SL) tetap digunakan pada harga seperti SL posisi pertama. Sehingga apabila terjadi perubahan arah, risk masih sebesar SL posisi pertama saja.

Contoh penempatan yang saya lakukan pada Rabu, 27 Juni 2007 :

Rencana awal hari :
1. Buy now 1.9942 SL 1.9910 TP 1.9964 TPii 1.9979
2. Sell at 1.9979 SL 2.0019 TP 1.9919 TPii 1.9885
Catatan : selalu amankan profit dengan trailing stop +15

Ketika posisi 1 sudah mencapai trailing stop +15, saya buka posisi tambahan posisi ke 2 dengan jumlah lot 2x posisi 1.
Buy at 1.9957 Stop Loss dan Take Profit tetap seperti SL posisi 1, yaitu di SL 1.9910 TP 1.9964 TPii 1.9979.
Penambahan posisi kedua ini menjadi lebih aman, karena telah mendapat konfirmasi dari indikator-indikator pendukung lainnya. Dan kalaupun terjadi perubahan arah, resiko hanya -32 pips sebab posisi 1 sudah mengunci profit +15 pips.

Begitu juga posisi 2. Sell at 1.9979 SL 2.0019. Ketika melihat pergerakan diluar rencana saya segera lakukan penyelamatan, tapi seandainya tidak sempatpun, SL yang tersentuh cuma loss -40 pips masih tertolong oleh profit posisi 1, dimana posisi awal +37 pips, posisi tambahan +22 pips, jumlah profit +59 pips.

Karena itu prinsip : Besar Ambil, Kecil Sikat, Loss jangan!! masih dapat dipenuhi.

"Salam Sukses Trader Asia"

T. Asra

No comments: